TINGKATAN KUALITAS PENELITIAN (JURNAL)

Meta-
Analysis

Systematic
Review

Randomized
Controlled Trial

Cohort studies

Case Control studies

Case Series/Case Reports

Animal research/Laboratory studie

Ternyata jurnal atau penelitian ada tingkatannya.Seperti batik yang paling bagus adalah batik tulis, baru batik cap.Nah gambar diatas menggambarkan urutan tingkat kualitas penelitian yang ada dalm jurnal dari timhkat paling bagus disebelah atas ke tingkat paling tidak bagus disebelah bawah.Makin keatas makin bagus tapi jumlah jurnal atau penelitiannya juga semakin sedikit.berikut satu persatu istilah tersebut kita bahas :

A Meta-analysis merupakan suatu metode yang melakukan analisis secara mendalam terhadap suatu topic dari beberapa penelitian valid yang dijadikan satu sehingga menerupai sebuah penelitian besar.

Systematic Reviews dilakukan dengan melakukan review atas literature-literatur yang berfokus pada suatu topic untuk menjawab suatu pertanyaan.literatur-literatur tersebut dilakukan analisis dan hasilnya di rangkum.

Randomized controlled clinical trials atau yang disingkat RCT adalah suatu metode penelitian yang mengunakan sample pasien sesungguhnya yang kemudian dibagi atas dua grup yaitu grup control dan grup yang diberi perlakuan .Group control dan yang diberi perlakuan sifatnya harus sama. Penggolongan pasien masuk ke group kontrol atau perlakuan dilakukan secara acak (random) dan biasanya juga dengan cara blinding untuk mengurangi kemungkinan subjectivity.Biasa digunakan untuk jurnal-jurnal jenis terapi.

Cohort Studies adalah suatu penelitian yang biasanya bersifat observasi yang diamati ke depan terhadap dua kelompok (control dan perlakuan).

Case Control Studies adalah suatu penelitian yang membandingkan suatu golongan pasien yang menderita penyakit tertentu dengan pasien tang tidak menderita penyakit tersebut.

Case series and Case reports adalah laporan kasus dari seorang pasien.

Nah , dibawah ini ditampilkan table tentang jenis jurnal dan tingkat kualitas jurnal yang dapat dipakai sebagai EBM.Sehingga pada saat kita searching selain menuliskan keyword yang didapat dari analisis PICO kita ketikkan juga tingkat kualitas jurnal yang kita inginkan.Contoh seperti dalam tulisan tentang membuat pertanyaan ,maka kata kunci yang kita pakai untuk searching adalah vacum forcept safety mother baby RCT (karena jenis jurnalnya terapi)

Jenis Pertanyaan

Jenis jurnal yang dianjurkan

Therapy RCT>cohort > case control > case series
Diagnosis prospective, blind comparison to a gold standard
Etiology/Harm RCT > cohort > case control > case series
Prognosis cohort study > case control > case series
Prevention RCT>cohort study > case control > case series
Clinical Exam prospective, blind comparison to gold standard
Cost economic analysis

Leave a Comment

BAGAIMANA SUPAYA SEARCHING JURNAL BISA CEPAT DAN EFFISIEN?

Layaknya orang yang hendak pergi ke supermartket jika kita datang ke supermarket dengan tujuan yang jelas dan terperinci maka akan lebih mudah dan cepat bagi kita untuk melakukan penvarian barang yang kita maui, sehingga jika waktu kita terbatas dan kita sedang lelah pun acara belanja kita bisa sukses. Bandingkan jika kita ke mega market Carefour dengan membawa catatan belanja mau mencari susu bendera 123 rasa madu seberat 500mg dengan ke carefour hanya datang dengan membawa tulisan beli susu untuk anak. Wah-wah bisa terjebak kita dibagian susu milih-milih satu merk susu dengan susu yang lain.Sama seperti daftar belanjaan yang terperinsi ,seperti itulah gunanya menyusun pertanyaan yang bagus. Sangat-sangat memudahkan kita dalam melakukan searching jurnal yang dimaui Kata-kata kunci dari analisis PICO lah keyword kita.

Layaknya ke supermarket lagi, kalau kita mau beli susu bendera maka kita juga harus menemukan rak-rak susu terlebih dahulu. Dengan demikian,selain pertanyaan yang bagus kita juga harus paham dulu jenis jurnal yang kita inginkan supaya searching dan worksheet untuk mengkritisi jurnal kita bisa tepat,sebagai berikut

 

Jika ingin tahu tentang cara memilih alat diagnosis yang paling baik atau untuk mengitrepertasi hasil suatu alat diagnosis ,carilah jurnal tentang

diagnosis

Jika ingin tahu tentang cara memilih suatu treatment yang manfaatnya lebih besar ketimbang bahanya ,mungkin dan terjangkau carilah jurnal tentang

treatment

Jika ingin tahu tentang bagaimana memperkirakan hasil akhir perjalanan penyakit pasien atau kemungkinan komplikasi yang terjadi , carilah jurnal tentang

prognosis

Jika ingin tahu tentang penyebab suatu penyakit atau bahaya suatu zat terhadap kejadian penyakit, carilah jurnal tentang

Harm/etiology

Leave a Comment

BAGAIMANA CARA MENGKRITISI SUATU JURNAL “HARM ATAU ETIOLOGY”

Ada tiga pertanyaan mendasar yang harus kita pertimbangkan tentang setiap jurnal yang akan kita gunakan sebagai EBM yaitu:
1. apakah jurnal ini valid ( isisnya dapat dipercaya)
2. apakah jurnal ini penting ( hasilnya bermakna)
3. apakah jurnal ini dapat dipakai untuk praktek klinik kita

Apakah jurnal ini valid
Untuk menjawab apakah jurnal ini valid beberapa pertanyaan ini dijawab dengan YES (YA,  ada informasi tentang hal-hal tersebut di dalam jurnal yang kita gunakan)
1. apakah pasien-pasien group kontrol dan percobaan diidentifikasikan secara jelas kriteriaa inklusi and ekslusinya?apakah pasien kedua group (kontrol dan perlakuan) sifatnya sama?

Jika pasien kelompok perlaluan adalah pasein hipertensi untuk semua katagori (grade 1 dan 2) maka pasien kontrolnya juga harus sama terdiri dari pasien-pasien hipertensi untuk semua katagori (garde 1 dan 2) 
Coba cari dibagian METHOD
2. apakah pasien group kontrol dan percobaan mendapatkan perlakuan yang sama?
jika yang kontrol di cek tensi maka yang kelompok percobaan juga harus dicek tensinya.
Coba cari dibagian METHOD
3. Apakah durasi pengamatan cukup lama?Apakah jumlah pasiennya komplet dari awal penelitian hingga akhir?
Lama atau tidak dilihat dari perjalan penyakitnya, lama obat berefek dan lain-lain.Jika obat itu berefek baru dalam 3 bulan setelah konsusmsi rutin maka jika penelitian dilakukan kurang dari 3 bulan tentu kurang lama.Dinyakatan komplit jika jumlah peserta yang drop out (berhenti) ikut penelitian baik yang kontrol atau group percobaan kurang dari 20 % jumlah diawal penelitian.
Coba cari dibagian METHOD dan RESULTH
4. Apakah paparan mendahului akibat?
Untuk jurnal-jurnal yang melihat tentang effek sesuatu apakah berbahaya bagi tubuh makan harus dilihat bahwa paparan tersebut mendahulUi akibat yag membahayakan. CONTOH: jika mau lihat apakah rokok bisA menyebabkan ca paru maka harus dibuktikan sebelumnya perokok dulu bertahun-tahun yang lalu baru kemudian menderita ca paru .
Coba cari dibagian METHOD dan RESULTH
5. Apakah resiko meningkat dengan peningkatan jumlah atau dosis paparan yang dicurigai berbahaya? CONTOH. Semakin bayak jumlah rokok per hari semakin beresiko ca paru.
Coba cari dibagian METHOD dan RESULTH

Jadi dapat disimpulkan bahwa suatu jurnal yang membahas apakah sesuatu itu berbahaya (HARM) bagi tubuh atau apakah sesuatu itu mengakibatkan sesuatu (bisa juga diartika fator resiko) dalam tubuh(ETIOLOGY) adalah VALID jika
1.sifat group sample dan percobaan sama
2. group sample dan percobaan mendapat perlakuan yang sama
3. diamati cukup lama dan jumlah peserta penelitian lengkaap (jumlah drop out < 20 %)
4. paparan mendahului akibat
5. resiko meningkat dengan peningkatan jumlah atau dosis paparan

LOKASINYA untuk melihat valid: dibagian METHOD dan RESULTH

Leave a Comment

HIKMAH-1

KELUARGA YANG TERPISAH

Suami ,sebenarnya apa sih fungsimu?”

 

Sudah lebih dari satu bulan panglima besar kelurga kami meninggalkan kami untuk menjalankan kewajibannya sebagai manusia untuk selalu memperbaiki diri. Insayaallah sebagai suami telah dilakukannya semua kewajibannya. Dia persiapkan betul lumbung keluarga kami sehingga jikalau pun saya tidak bekerja tidaklah kami akan terbengkelai.

Namun ternyata kestabilan materi bukanlah hal yang terpenting bagi kami.Kami semakin bisa lebih memahami diri kami sendiri.Sekarang kami bisa mengatakan bahwa kami orang Jowo tulen..”mangan ra mangan sing penting ngumpul”…Sungguh terasa perih dan sangat iri setiap melihat keluarga yang terdiri bapak, ibuk dan anak-anaknya boncengan pateng greyol di jalan.Bagi para pengguna mobil mereka terlihat sungguh tersiksa berdesakan .Bagi petugas polisi mereka termasuk orang yang membahayakan diri mereka. Sedangkan bagi mereka yang berada di atas sedel sungguh nikmat bisa berpergian sebagai suatu kelurga, menikmati sepoi-sepoi angin yang menyapu wajah-wajah bahagia ditengan rentetan celotheh si anak.

Kalau hanya duit aku bisa juga menghasilkan. Kalau hanya uang kami selalu dicukupkan oleh Alloh. Tapi kenapa senyum di hatiku hilang?Ya …Allah persatukanlah keluarga kami lagi… ternyata kehadirannya bagi kami bukanlah hanya pencari nafkah.Dialah yang mengisi hati kami dengan segala keindahan dan keoptimisan memandang ke depan.Yang membuat kami merasa lengkap.Dia adalah sosok yang akan dicari anak-anakku untuk bermain bayol-bayolan.Dia adalah sosok yang aku cari untuk mbat-mbatan masalah. Yang meredamku ‘disaat merapi mau meletus’

Suamiku sayang kami tunggu kebersamaan kita lagi….

 

Leave a Comment

STEP-STEP MELAKUKAN EBM (EVIDENCE-BASED MEDICINE)

Yang saya tulis dibawah ini adalah pemahaman saya tentang EMB.Semoga bisa bermanfaat untuk yang mendapatkan tugas untuk mengkritisi jurnal.Mohon masukan dari teman-teman sekalian atas isinya. Thanks

APA PENGERTIAN EBM?

EBM adalah sustu teknik yang digunakan untuk pengambilan keputusan dalam mengelola pasien dengan mengintegrasikan tiga faktor yaitu

  • ketrampilan dan keahlian klinik dari dokter
  • kepentingan pasien
  • bukti ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan

Dengan kata lain EBM adalah cara yang untuk membantu dokter dalam membuat keputusan saat merawat pasien sesuai dengan kebutuhan pasien dan keahlian klinis dokter berdasarkan bukti-bukti ilmiah.

Mengapa EBM?

EBM diperlukan karena perkembangan dunia kesehatan begitu pesat dan bukti ilmiah yang tersedia begitu banyak.Pengobatan yang sekarang dikatakan paling baik belum tentu beberapa tahun ke depan masih juga paling baik. Sedangkan tidak semua ilmu pengetahuan baru yang jumlahnya bisa ratusan itu kita butuhkan. Karenanya diperlukan EBM yang menggunakan pendekatan pencarian sumber ilmiah sesuai kebutuhan akan informasi bagi individual dokter yang dipicu dari masalah yang dihadapi pasiennya disesuaikan dengan pengalaman dan kemampuan klinis dokter tersebut. Pada EBM dokter juga diajari tentang menilai apakah jurnal tersebut dapat dipercaya dan digunakan.

APA LANGKAH-LANGKAH MELAKUKAN EBM?

1. Pasien Mulailah dari pasien, bisa berupa :

  • Masalah klinis apa yang dimiliki pasien kita
  • Pertanyaan yang dikemukakan oleh pasien kita sehubungan dengan perawatan penyakitnya
2. Pertanyaan Masalah dari pasien seperti tersebut no 1 kemudian dibuat pertanyaan
3. Sumber Mulailah melakukan pencarian sumber journal melalui internet untuk menjawab pertanyan tersebut
4. Evaluasi Evaluasi apakah jurnal yang kita peroleh cukup valid , penting dan bisa diaplikasikan
5. Pasien Aplikasikan temuan berdasarkan bukti ilmiah tersebut ke pasien dengan mempertimbangkan kepentinga atau kebutuhan pasien dan kemampuan klinis dokter
6. Evaluasi Evaluasi hasil perawatan pasien tersebut

BAGAIMANA CARA MEMBUAT PERTANYAAN

Pertanyan digunakan untuk membantu kita memperjelas apa yang hendak dita cari dan sebagai alat bantu untuk menentukan kata kunci yang dipakai saat searching journal di internet. Pertanyaan yang baik harus memuat 4 hal PICO (pasien, intervensi , comparison, outcome)

Pasien

Seperti apa karakteristik pasien kita (point-point penting saja).

Bisa dimasukkan di dalamnya

  • hal-hal yang berhubungan atau relevan dengan penyakit pasien seperti usia , jenis kelamin atau suku bangsa.
  • hal-hal mengenai masalah, pemyakit atau kondisi pasien

IntervensiPrognosisexposure Berisikan hal sehubungan dengan intervensi yang diberikan ke pasien

  • Apakah tentang meresepkan suatu obat ?
  • Apakah tentang melakukan tindakan ?
  • Apakah tentang melakukan tes dignosis?
  • Apakah tentang menanyakan bagaimana prognosis pasien ?
  • Apakah tentang menanyakan apa yang menyebabkan penyakit pasien ?
Comparison Tidak harus selalu ada pembandingnya. Pembanding bisa dengan plasebo atau obat yang lain atau tindakan terapi yang lain
outcome Harapan yang anda inginkan dari intervensi tersebut,seperti

  • Apakah berupa pengurangan gejala ?
  • Apakah berupa pengurangan efek samping ?
  • Apakah berupa perbaikan fungsi atau kualitas hidup ?
  • Apakah berupa pengurangan jumlah hari dirawat RS ?

Contoh pertanyaan

Seorang wanita Ny Susi , 28 th G1P0A0 hamil 36 minggu datang ke dokter ingin konsultasi mengenai cara-cara melahirkan. Ibu Susi punya pengalaman kakaknya divakum karena kehabisan tenaga mengejan , anaknya saat ini 6 tahun menderita epilepsy dan kakaknya harus dijahit banyak pada saat melahirkan.Ia tidak mau melahirkan divakum.Dia mendengar tentang teknik yang menggunakan forsep.Dia bertanya yang mana yang lebih aman untuk ibu dan bayi.

Maka kata kunci dari pertanyaan yang mungkin diajukan adalah:

  • Pasien : melahirkan,kala II lama
  • Intervensi : vakum
  • Comparison : forcep
  • Outcome : aman untuk ibu dan bayi

Sehingga pertanyaannya adalah

Untuk penanganan melahirkan kala II lama manakah yang lebih aman untuk ibu dan bayi antara vakum dan forcep ?

Tulisan selanjudnya akan berisi cara mengkritisi apakah suatu jurnal dapat dipercaya dan digunakan untuk panduan kita merawat pasien.

Comments (2)

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Comments (1)